Tampilkan postingan dengan label info peringatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info peringatan. Tampilkan semua postingan

Dua Warisan Nabi Muhammad SAW.

Posted by ZUARDI ZAIN Kamis, 16 Agustus 2012 0 komentar
Setiap datang bulan rbi'ul awal kita diingatkan dengan kelahiran nabi Muhammad SAW.Hal ini ditandai dengan peringatan maulud Nabi Muhammad SAW atau kelahiran beliau dalam bentuk acara-acara yang kadang-kadang sudah dianggap suci sehingga tumbuh dan berkembang pemahaman bahwa kalau tidak melakukan upacara peringatan maulud dianggap tidak mencintai nabi Muhammad SAW."Walaupun beliau tidak pernah menyuruh umatnya untuk membuat acara atau upacara memperingati hari kelahiran beliau." Tapi,mengapa terjadi demikian sehingga berkembang menjadi sebuah tradisi walaupun nabi Muhammad SAW. tidak pernah memerintahkan atau menyuruh berbuat begitu ? Inilah sebuah kejanggalan atau keganjilan yang dilakukan oleh sebahagian umat islam.
Yang tidak diperintah atau disuruh oleh nabi MUhammad SAW. dilakukan atau dikerjakan sementara yang disuruh atau diperintahkn beliau malah banyak yang diabaikan.
Fakta dan kenyataan umat islam saat ini ditinjau dari sudut silaturrahim dan persatuan semakin memprihatinkan.Apakah umat islam itu memang tidak mungkin lagi untuk bersatu ? Ataukah ini sebuah musibah yang berkepanjangan ? Ataukah ini sebuah kenyataan yang harus terjadi dikalangan umat ini sebagaimana yang disinyalir oleh belia bahwa umat yahudi akan terpecah menjadi 71 firqah,dan umat nasrani akan terpecah menjadi 72 firqah,sedangkan umat islam akan terpecah menjadi 73 firqah.
dua warisan nabi muhammad saw
Kitab Hadits

Kiranya penyebab terjadinya fakta dan kenyataan tersebut dikarenakan umat islam telah melupakan atau mengabaikan warisan nabi Muhammaad SAW.atau mengabaikan sebahagiannya tidak memegang teguh secara keseluruhan warisan yang ditinggalkan oleh beliau yaitu Al-qur`an dan Hadist.
Padahal nabi Muhammad SAW.telah menegaskan bahwa "Aku tinggalkan dua warisan,selama kedua-duanya kamu pegang teguh maka kamu tidak akan sesat selama-lamanya,yaitu Al-qur`an dan Sunnah RasulNya (Hadist) "
Karena dua warisan nabi Muhammad SAW.tersebut tidak dipegang teguh secara keseluruhan maka beginilah jadinya. Ya Allah tetapkanlah hati kami dan berilah kekuatan kepada kami untuk senantiasa meyakini dan mengamalkan islam yang berdasar Al-qur`an dan Sunnah nabiMu MUhammad SAW.secara kaffah atau menyeluruh,Amin Amin Amin ya Rabbal 'Alamin.(Zuardi Zain)

Baca Selengkapnya ....

JANGAN SAMPAI TERULANG ! ! !

Posted by ZUARDI ZAIN Kamis, 17 September 2009 0 komentar

JANGAN SAMPAI TERULANG  ! ! !                                                                                                                                                                     TRAGEDI PASURUAN DALAM PENYALURAN ZAKAT
MENELAN KORBAN 21 ORANG MENINGGAL
             Secara  umum diberitakan oleh media masa bahwa pada tanggal 15 September 2008 atau 15 Ramadhan 1429 telah terjadi suatu tragedi yang menelan korban jiwa sebanyak 21 orang meninggal akibat berdesakan antrian menunggu pembagian zakat dikomplek pekarangan rumah dari seorang kaya bernama H.Saikon diPasuruan Jawa Timur.Menurut informasi bahwa lebih dari 2500 orang miskin sejak paginya telah berdatangan dan menunggu pembagian zakat yang akan mereka peroleh berkisar tiga puluh ribu rupiah perjiwanya.Disamping korban meninggal  ada lagi yang harus dirawat dirumah sakit.Menurut keterangan bahwa peristiwa yang sama pada tahun yang lalu juga terjadi pada tempat yang sama dengan korban dua orang meninggal dunia.
              Peristiwa tersebut sebenarnya tidak harus terjadi apalagi dalam kegiatan penyaluran zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga ibadah,apabila sistem penyaluran zakat diikuti sesuai dengan sistem yang telah ditentukan oleh agama itu sendiri.Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat              maka Allah.SWT. telah memberikan satu senif yang berhak menerima dari zakat itu yang disebut dengan ‘Amil atau petugas pekerja yang mengurusi zakat.Dalam Q.S.9.At-Taubah :60.Allah berfirman yang artinya:”Sesungguhnya zakat-zakat itu,hanyalah untuk orang-orang fakir,orang-orang miskin,pengurus-pengurus zakat,para muallaf yang dibujuk hatinya,untuk (memerdekakan) budak,untuk orang-orang yang berhutang,untuk dijalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan ,sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
              Ditilik dari banyaknya jumlah calon penerima zakat pada peristiwa dirumah H.Saikon tersebut,seharusnya ditangani oleh pengurus  atau ‘amil zakat yang jumlah personilnya terperkirakan dan sistem penyalurannya juga terencana serta tempat pembagiannya cukup tersedia (tidak berdesakan) untuk menampung antrian penerima zakat.Atau ada cara lain dengan pengaturan pengurus zakat/‘amil bekerja maksimal dengan terlebih dahulu mendata calon penerima zakat kemudian membagikan kupon-kupon kepada mustahiq zakat.Akan lebih sangat muslihat lagi dengan kerja keras para pengurus ‘amil zakat yang datang mengunjungi para mustahiq mengantarkan zakat-zakat tersebut.
              Barangkali ada orang yang menganggap bahwa menyalurkan zakar dengan mengantarkanya kepada para mustahiq suatu hal yang berlebihan.Sebagai perbandingan setelah terjadi peristiwa gempa dan gelombang laut tsunami pada awal-awal kejadian keAceh berdatangan para relawan dari berbagai negara donor membawa bantuan.Mereka menyalurkan bantuan berupa makanan,obat-obatan,uang,pakaian,dan berbagai kebutuhan para korban dengan cara langsung datang kelokasi-lokasi para pengungsi  dimanapun mereka berada.Yang notabenenya mereka tidak kenal dengan para pengungsi penerima bantuan-bantuan tersebut dan malah mereka kebanyakan bukan dari kalangan muslim.Berbeda dengan calon penerima zakat umumnya dapat dikenal oleh para pengurus /’amil zakat.
             Semoga tragedi Pasuruan Jawa Timur ini menjadi perhatian serius bagi segenap kaum muslimin tidak hanya yang terlibat dalam pengurusan zakat saja.Juga yang lainnya.

Baca Selengkapnya ....